ICYO Reflection: Love and Hate Relationship

09/08/2015
Hendi Wiraatmadja

kepahitan

Efesus 4:30–5:2

4:30 Dan janganlah kamu mendukakan Roh Kudus Allah, yang telah memeteraikan kamu menjelang hari penyelamatan. 4:31 Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan.  4:32 Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu. 

Hidup sebagai anak-anak terang

5:01 Sebab itu jadilah penurut-penurut Allah, seperti anak-anak yang kekasih 5:02 dan hiduplah di dalam kasih, sebagaimana Kristus Yesus juga telah mengasihi kamu dan telah menyerahkan diri-Nya untuk kita sebagai persembahan dan korban yang harum bagi Allah.


Di hidup ini, kita tidak dapat hidup sendiri dan tidak jarang pula kita mengalami banyaknya kepahitan di antara kita. Tidak dipungkiri lagi terkadang hal – hal yang kita tidak inginkan, terjadi. Dan dapat menimbulkan rasa amarah, yang menimbulkan fitnah dan perpecahan. Melalui bacaan ini, kita diingatkan bahwa di dalam hubungan kita dengan siapapun, di segala kondisi kita, jangan sampai melupakan ajaran – ajaran Allah.

Di saat ini, alangkah baiknya jika kita merenungkan apakah kita sudah mendengar dan melaksanakan ajaran Tuhan, yaitu Kasih. Di saat kita merasa kesal ataupun marah, apakah setelah kejadian itu kita kembali menunjukkan kasih kepada orang yang bersalah kepada kita?

Atau mungkin sebaliknya?

Sesungguhnya sangatlah wajar apabila kita merasa marah, cemburu, atau benci. Tetapi ingatlah akan kasih Tuhan yang hadir dalam hidup kita, walaupun kita telah berdosa dan tidak mendengarNya. Tuhan tidak membenci kita, namun sebaliknya, Ia menyayangi dan mengasihi kita. Ia mengampuni dosa kita, jika kita pun mengampuni orang lain. Roh Kudus merupakan bentuk Kasih dariNya. Disaat kita membutuhkan Roh Kudus, Ia menurunkan RohNya agar kita bisa merasakan kehadiranNya.

Maka dari itu, apakah kita masih memilih untuk melanggar atau tidak menghargai Roh Kudus yang sudah bekerja di dalam kita?

 

ICYO

 

No comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *